Novel ini adalah salah satu novel yang Saya temukan di barisan novel 25rb - an di Bazar Buku Perpus Kota Serang tahun 2024 dan baru saya baca di akhir tahun 2025 dan baru beres di awal tahun 2026. Saat pertama kali melihat buku ini, kertasnya sudah menguning yang menunjukan bahwa buku ini sudah lama dari pertama kali dia terbit, tapi yang membuatnya menarik malah cover bukunya.
Pepatah "Don't judge the book from its cover" tidak berlaku untuk saya. Saya akan mencari buku, walaupun ditumpukan buku diskonan, yang covernya catched my eyes, lalu baru dibalik untuk membaca sinopsis lalu berlanjut ke bagian pojok kanan bawah nya yaitu harga. Haha. jika sekiranya ketigana cocok, I'll take the book!
Buku ini mempunyai cover buku berlatar belakang sebuah pemakaman Mesir kuno. Genre favorit dari saya adalah thirller dan kebetulan baru pertama kali menemukan thriller dengan latar belakang peradaban kuno. Diskon an pulak, Cucok meong emmmm.
Novel ini menceritakan tentang misteri kematian seorang pendeta wanita tua Mesir yang bernama Hetepras yang ternyata telah dibunuh dengan keji dan mayat nya ditemukan mengambang di sisi sungai Nil ketika perayaan Osiris. Rakyat Mesir dan para pemimpinnya gempar karena mereka percaya pembunuhan terhadap pendeta akan membangkitkan amarah para Dewa.
Singkat cerita kematiannya akan diselidiki oleh Semerket, seorang pemabuk yang tidak pernah move on setelah ditinggalkan oleh mantan istrinya yang telah menikah kembali yaitu Naia yang telah menikah dengan orang lain dan akan segera mempunyai anak yang mereka tidak bisa apatkan dari pernikahn mereka sebelumnya.
Dalam penyelidikan kematian Heteprhas ternyata membawa Semerket ke rahasia gelap tentang penjarahan makam para Firaun dan rencana kudeta menggulingkan pewaris berikutnya.
Di bab bab awal alur cerita terasa agak lambat, tetapi setiap bab menyuguhkan teka teki baru. Klimaks ada di bagian bab pertengahan ketika Semerket mulai menemukan titik terang pelaku tetapi untuk mengungkapnya dia harus membahayakan jiwanya bahkan Naia dan anaknya.
Tidak ada happy ending atau sad ending hanya ngenes ending. Novel ini ditutup dengan Semerket yang berhasil membongkar konspirasi besar Mesir tahun 1153 SM dan mengungkap fakta lain tentang kematian Ramses III.
"Aku berharap seandainya saja bukan aku yang melakukannya." Semerket kepada Ramses III, ending Year of the Hyenas.
Comments
Post a Comment